Penampakan MiniBike di Parkiran Kampus

Kemaren siang, pas parkir di parkiran kampus (meskipun letaknya lumyan jauh dari kampus, tapi ga apa apa lah, kan gratis :mrgreen: ), saya menemukan penampakan mini Bike di kampus. Woh sangar rek, ya soalnya gak pernah lihat mini bike sebelumnya sih :D. Btw, pembaca ngerti kan mini bike itu apa? kalau gak ngerti, baca aja di sini :D.

Photo-0290Pertama-tama tak kira Honda Monkey, tapi kok ukurannya besar, sebesar motor bebek biasa. Setelah diperhatikan, ternyata motor ini adalah Suzuki RV90 . Uniknya Suzuki RV90 adalah… walaupun bentuk dan kelasnya minibike, tapi berukuran besar layaknya sepeda motor normal, dan performanya juga kayak motor ukuran normal. Dan kagetnya lagi, ternyata Suzuki RV ini, masuk Indonesia lho (entah yang masukin IndoHero atau importir Umum), punyanya orang Kediri lagi (plat-nya AG). Continue reading

Suzuki GT185 – GT yang imut imut di zamannya

Halo pembaca, karena saya kehabisan topik, dan tetap ngeyel mau mainan keyboard di wordpress, maka saya kembali ke kebiasaan lama saya yaitu menceritakan sejarah motor-motor butut hehehe :mrgreen:. Kenapa motor zaman kolo bendo yang diceritakan? karena saya gak tahu apa apa soal motor injeksi terbaru hehehe :lol:.

Ok, Suzuki GT185 adalah merek motor ini. Sesuai namanya motor ini dibuat oleh pabrik Suzuki dan dimasukan dalam keluarga GT. Soal GT itu singkatan Grand Touring atau bukan, saya kurang tahu sih, yang jelas di Amerika Utara (USA dan sekitarnya), motor ini diberi label Suzuki Adventurer.

Nah kenapa di judul-nya saya tulis ketik “paling imut di keluarga-nya?” Ya karena memang waktu dilaunching dulu, Suzuki GT185 ini kapasitas mesinnya paling kecil di antara ‘keluarga’ Suzuki GT yang lainnya : Suzuki GT 380, GT550, dan GT750. Lagipula, untuk ukuran motor Grand Touring (kalau bener GT itu singkatan Grand Touring :mrgreen: ), kapasitas mesin yang ‘cuma’ 185cc itu jelas kekecilan. (Update : Ternyata Suzuki GT185 punya ‘adik’ yang kapasitas mesinnya lebih kecil GT125 sama GT100 :mrgreen: ) Pantas kan kalau saya sebut motor ini imut? – Iya kalau bagi saya, mesin 125cc aja, biaya servis bulanannya aja sudah bikin puyeng kok -

1973_GT185K_blue_fl_600Suzuki GT185 pertama dilaunching di USA pada tahun 1973, dan rencananya hanya diproduksi untuk pemotor di Amerika dan Eropa saja. Model tahun 1973 ini masih menggunakan rem tromol di ban depan dan ban belakang, klasik banget yo.

Gimana dengan spesifikasi mesinnya?

Mesin Suzuki GT185 berkapasitas 184cc, 2 silinder, 2 tak (hore asapnya banyak :D ), dan knalpotnya ada dua. Seperti para ‘senior’nya yang kapasitas mesinnya lebih besar, Suzuki GT185 juga pake teknologi CCI (Cylinder and Crankshaft Injection) – apa itu CCI? yo mbuh gak paham saya :mrgreen: -, sanggup memuntahkan tenaga 15Hp dan bisa digas sampai 126km/jam (maklum zamannya belum maju bro ), dan hanya bisa dihentikan dengan dua rem tromol di roda depan dan belakang. Lengkapnya lihat aja di sini hehehe Continue reading

Belajar Introspeksi Diri

Good Boy in Bad Boy

Jadi, Senin kemarin sehabis pulang dari House of Sampoerna, saya disalip oleh Byson putih di bawah jalan layang Waru. Karena Byson tersebut sering ‘nyangkut’, maka saya dan Stefanie tiba-tiba sudah ada lagi dekat ‘bokong’ Byson putih itu :mrgreen:.

Sampai di Jalan Raya Waru, pas mau menyalip mobil didepannya, rider sang Byson gak lihat spion dan hampir ditabrak Colt Diesel yang kelihatannya juga (agak) ngebut. Sakti-nya, sang rider langsung membanting stang ke kiri dan hampir saja menyenggol Stefanie. Puji TUHAN, saya masih sempat melakukan hard braking, jadi Byson putih itu bisa menyalip dengan tenang di kiri jalan :roll:. Continue reading

SMC SaltShaker, Honda Supercub paling “binal” sedunia

Pembaca pasti sudah mengetahui kalau Honda C-Series adalah sepeda motor yang irit bensinnya dan irit larinya. Gak usah sedih lah, memang Soichiro Honda merancang sepeda motor bebek tersebut supaya gak bisa lari, tapi buat jalan-jalan santai dan angkut-angkut barang :D. Continue reading

Sarung Tangan dan Helm

Suatu hari teman saya sms-an dengan seorang teman

fren : bro bro, blogmu kok lama gak update bro?

RB : blog? blog opo seh?

fren : itu lho redbike92.wordpress.com?

RB : oh aku punya blog ya?

Ternyata saya lupa kalau punya blog hehehe. Untung saja ingatan saya kembali dan berhasil nulis di sini (walaupun kesusahan nyari topik juga seh :-p ).

Topik kali ini adalah sarung tangan dan helm. Saya yakin kedua benda itu pasti tidak jauh-jauh dari kehidupan pembaca blog ini (yang rata-rata kemana-mana naik sepeda motor). Saya juga yakin, para pembaca blog ini juga paham pentingnya pake helm dan sarung tangan saat naik motor, ya kan? Ngaku aja deh :mrgreen:.

Tapi yo sob, masalahnya belum semua orang yang bisa bawa motor, paham fungsi pemakaian celana dalam, helm, dan sarung tangan saat kita naik motor. contoh Kisah nyatanya sebagai berikut. Continue reading

Born To Be Wild

Steppenwolf adalah grup band rock dari Amerika, dia didirikan tahun 1967 oleh John Kay dkk. Mereka populer dengan single “Born To Be Wild”, terutama setelah jadi soundtrack-nya film “Easy Rider” tahun 1969. Akhirnya, lagu “Born To be Wild” jadi lagu nasional-nya Hells Angels, dan mungkin juga geng-geng dan klub motor lainnya.

Soal lirik lagu, lirik lagu rock memang keras, lirik-liriknya pun kadang-kadang melawan nilai dan norma yang ada di masyarakat, ya termasuk “Born To be Wild in”. Tapi bagi telinga saya, lagu ini tetap enak didengarkan. Lho gak percaya? coba dengarkan dan lihat sendiri :

Hehehe, gimana enak kan? Kalau gak enak ya sudah, berati memang selera musik pembaca dan saya berbeda. Santai saja, manusia itu diciptakan berbeda-beda, dan itu baik di mata TUHAN.

Ngomong-ngomong, kenapa kok “Born To be Wild” bisa bikin Steppenwolf jadi ngetop? menurut saya, karena ini salah satu lagu pertama yang menonjolkan asyiknya bermotor dengan blak-blakan, dan sampai sekarang, bikers yang bener-bener jatuh cinta sama sepeda motor masih buanyaaak jumlahnya.

Riding itu gak boleh capek

Pembaca blog ini, tentunya maklum kalau admin jarang update blog. Ya, memang saya gak sempat update blog tiap hari, atau bahkan sehari 3kali kayak makan nasi, soalnya sibuk  jalan-jalan, sibuk maen game, dan sibuk kuliah, akhirnya capek deh.

Ngomong-ngomong soal capek, beberapa hari yang lalu, admin memang agak kecapekan. Pergi dari rumah jam 7 pagi, dan balik lagi ke depan pagar jam 11 malam, jam 25.00 (jam 1 pagi :mrgreen:), pokoknya paling santai jam 9 malam. Bahayanya lagi, rute yang saya tempuh lumayan jauh buat orang kecapekan, 45 km, dari daerah Kenjeran, sampai ke Ndarjo Kota (bacanya Sidoarjo yo rek :mrgreen:).

IMG_4911

blogger sableng, udah capek masih sempat foto-foto

Continue reading