Born To Be Wild

Steppenwolf adalah grup band rock dari Amerika, dia didirikan tahun 1967 oleh John Kay dkk. Mereka populer dengan single “Born To Be Wild”, terutama setelah jadi soundtrack-nya film “Easy Rider” tahun 1969. Akhirnya, lagu “Born To be Wild” jadi lagu nasional-nya Hells Angels, dan mungkin juga geng-geng dan klub motor lainnya.

Soal lirik lagu, lirik lagu rock memang keras, lirik-liriknya pun kadang-kadang melawan nilai dan norma yang ada di masyarakat, ya termasuk “Born To be Wild in”. Tapi bagi telinga saya, lagu ini tetap enak didengarkan. Lho gak percaya? coba dengarkan dan lihat sendiri :

Hehehe, gimana enak kan? Kalau gak enak ya sudah, berati memang selera musik pembaca dan saya berbeda. Santai saja, manusia itu diciptakan berbeda-beda, dan itu baik di mata TUHAN.

Ngomong-ngomong, kenapa kok “Born To be Wild” bisa bikin Steppenwolf jadi ngetop? menurut saya, karena ini salah satu lagu pertama yang menonjolkan asyiknya bermotor dengan blak-blakan, dan sampai sekarang, bikers yang bener-bener jatuh cinta sama sepeda motor masih buanyaaak jumlahnya.

Pendapat saya tentang…special editionnya Yamaha Mio Fino

Kemarin rasanya banyak orang kena tipu, katanya Yamaha mau melaunching ulang Yamaha Force One 4 tak, eh malah melaunching Yamaha Mio Fino Special Edition hahaha. Kalau dipikir-pikir, tema Yamaha Mio Fino I Love Indonesia ini bukan Mio Fino Special Edition pertama dari Fino lho, kan tahun lalu juga ada Mio Fino edisi valentine day, rasanya saya sudah pernah posting yang Fino Valentine day edition di…. aduh dimana ya? ah disini.

20130520-batikFINO-2

Udah lihat gambar yang kanan? warna coklat soga-nya batik banget kan Mio Fino I Love Indonesia-nya? hehehe, ternyata ide gila saya tentang motor berstriping batik di Indonesia diterapkan juga lho sama ATPM Yamaha. Ya, bisa dibilang inovasi lah, kan sebelum-sebelumnya, belum ada motor yang tema stikernya tentang budaya Indonesia.  Continue reading

#Buka-Diskusi#Watermark

Pertama-tama, puji syukur kepada TUHAN YME, karena secara ajaib saya bisa membuat 2 tulisan @ 2 hari. Yang kedua, selamat merayakan hari kenaikan YESUS KRISTUS atau ISA ALMASIH bagi yang merayakannya. Sekian pidato pembukaannya, terima kasih :mrgreen: .

Nah, tema kali ini, agak melenceng dari dunia otomotif, tepatnya membahas soal watermark. Tapi sebelum mulai posting, saya mau ngaku. Saya gak begitu pinter dalam soal per-watermark-an, siapa sih redbike92 itu, hmmmm. Jadi kalau ada yang salah, pembaca silahkan memprotes saya. Ok?

Apa itu watermark? Ya, semua sudah tahu, watermark itu kode dalam foto/gambar di blog, website, dll, dsb, yang menunjukan siapa yang membuat gambar/foto tersebut. Perhatikan gambar dibawah :

11

Foto diatas, ada watermark “Redbike92” dalam bentuk logo (kalau gak kelihatan, pelototin pojok kanan bawah :mrgreen: ), sudah jelas, yang mengambil dan mengedit foto itu adalah adminnya Redbike92.

classic_traffic_indonesia-shootupnride-com-32

Kalau foto yang diatas, adalah foto yang dijepret oleh teman kita, namanya Reyhan. Tapi kok pake watermarknya Shootupnride.com? nah ini karena Rey merupakan kontributor di Shootupnride, jadi foto ini semacam “disumbangkan” Rey untuk Shootupnride (SnR). Kok bisa ada di blog ini? nah saya berani memasukan foto itu di blog ini, karena saya sudah ijin admin SnR dan si Rey, sebagai fotografer. Continue reading

Riding itu gak boleh capek

Pembaca blog ini, tentunya maklum kalau admin jarang update blog. Ya, memang saya gak sempat update blog tiap hari, atau bahkan sehari 3kali kayak makan nasi, soalnya sibuk  jalan-jalan, sibuk maen game, dan sibuk kuliah, akhirnya capek deh.

Ngomong-ngomong soal capek, beberapa hari yang lalu, admin memang agak kecapekan. Pergi dari rumah jam 7 pagi, dan balik lagi ke depan pagar jam 11 malam, jam 25.00 (jam 1 pagi :mrgreen: ), pokoknya paling santai jam 9 malam. Bahayanya lagi, rute yang saya tempuh lumayan jauh buat orang kecapekan, 45 km, dari daerah Kenjeran, sampai ke Ndarjo Kota (bacanya Sidoarjo yo rek :mrgreen: ).

IMG_4911

blogger sableng, udah capek masih sempat foto-foto

Continue reading

Halo, namaku Stefanie

Halo, namaku Stefanie, umurku 3,5 tahun. Ya, tentunya bagi para pembaca blog ini, sudah tahu lah siapa aku ini. Jika baru pertama datang ke blog juraganku, ya silahkan baca yang ini.

Aku datang ke rumah majikanku, si Redbike tanggal 14 Agustus 2009. Waktu itu aku harus menunggu 2 bulan untuk bisa dinaiki, karena surat-suratku belum keluar. Pertama di reyen, aku bukan di reyen si Redbike, tapi oleh papa dan adiknya. Tepat di kilometer 5423, aku dibawa oleh si Felix eh Redbike sampai sekarang ini.

Jam kerjaku ya sama dengan jam kerja majikanku. Pernah suatu hari, majikanku berangkat pukul 6.00 pagi, dan sampai ke rumahnya lagi pukul 23.00. Tapi itu bukan masalah bagiku, yang lelah kan otak dan tubuh majikanku, aku cuma duduk duduk santai di parkiran sepeda motor, kemudian bertukar cerita dengan bebek-bebek lain.

Karena kecapekan, majikanku menjadi agak kemproh (jorok), jangankan memandikanku, memandikan dirinya saja kadang cuma sehari sekali. Tidak heranlah, sudah hampir 1,5 tahun, jarang ada cewek yang menduduki jok belakangku. Entah majikan yang gagal merayunya, atau memang agak gimana gitu dengan badanku yang kotor.

IMG_4894 Continue reading

Cuma Refreshing aja kok…

Halo teman-teman

Di post ini saya mau cerita soal Stefanie (motor saya*) yang offroad kapanhari. Kerennya lagi, di jalan berlumpur yang cuma cocok buat bebek beneran seperti itu, Stefanie masih digagahi dua orang mahasiswa yang memang sengaja kesasar.

Kronologisnya begini, karena Samsung B730 ane mulai bermasalah, maka saya masukan ke beres Samsung di Plaza Marina. Karena hari belum malam, maka  saya mencoba jalan pintas yang seru (pumpung saya yang nyetir Stefanie nih), yang saya temukan waktu test Supra Helm In. Ternyata, karena di Surabaya masih sering hujan, jalannya tambah seru lagi sob!. si Tory, sebagai penumpang sih gak keberatan, tapi dia cuma memperingatkan : Jangan sampai jatuh ya, aku bawa laptop!

Setelah melewati jalanan kering, dikelilingi rumput ilalang dan berbatu-batu besar, saya dan si Tory menemui jalan seperti ini : Continue reading

Kejujuran di Jalan Raya

Tema BSO kali ini adalah “Ayo Jujur”. Tapi saya mau memulai cerita soal Jujur dari jalanan, tempat yang selalu kita lewati setiap hari.

Seperti yang diketahui, jalan raya sekarang adalah ladang pembantaian masal karena ratusan orang kecelakaan dan meninggal setiap harinya. Di tempat tinggal saya, Sidoarjo, 20 orang meninggal karena kecelakaan setiap harinya, ya lumayan mengejutkan lah, mengingat Sidoarjo cuma kota kecil penunjang metropolitan Surabaya.

Karena itulah banyak blogger otomotif yang lebih senior (baik dalam soal ngeblog atau soal bawa motor) dari saya, yang mengingatkan pentingnya berkendara dengan aman. Misalnya dengan berteriak-teriak supaya ban tipis (mereka bilangnya ban cacing) untuk sepeda motor tidak digunakan lagi. Terlepas teriakan mereka didengarkan atau tidak, tapi niat mereka baik kan?

Tapi sebagai pengguna jalan yang taat dengan semua aturan lalu lintas, kita tetap saja bisa celaka kalau ada pengguna jalan yang lain yang ugal-ugalan, atau mungkin cuma bikin jengkel karena mereka melanggar peraturan. Bener gak sob?

Gimana?

Mulai bingung ya dimana Ayo Jujurnya? Hehehe :mrgreen:

Ok, sesuai dengan tema Ayo Jujur, ayo kita koreksi masing-masing diri kita. Apakah kita, sebagai pengguna jalan (apapun alat transportasinya), pernah membahayakan pengguna jalanan lainnya?

Gak usah susah susah, bagi yang membawa motor atau mobil, pernahkah kalian :

  • Mengemudi sambil SMS-an?
  • Memotong jalur kendaraan lain seenaknya?
  • Menghindari macet dengan lewat trotoar, (dan membahayakan pejalan kaki)?
  • Ngebut di jalanan yang lumayan ramai?
  • Bersikap arogan di jalan, misal main tendang-tendangan dengan pengendara motor lain?
  • Melanggar lampu merah karena gak ada polisi yang mengawasi?

Ya, saya memang kadang melanggar aturan lalu lintas juga. Saya bukan pengemudi yang baik sob :D . Ayo bagaimana dengan sobat? Apakah sudah jadi pengguna jalan yang baik dan tidak mencelakakan orang lain?

Sebaiknya direnungkan saja, gak usah diumbar dikolom komentar. Itu kan pembaca dengan TUHAN :mrgreen: .